Aksi Protes Menanam Ganja Dalam Kurungan Terali Besi Di Depan Gedung Putih
David Bronner, CEO Dr. Bronner’s Magic Soaps, melakukan aksi demonstrasi hari Senin (11/6) dengan menanam ganja di dalam kurungan terali besi di depan Gedung Putih. Bonner memprotes kebijakan federal yang melarang petani AS membudidayakan hemp (ganja industri).
“Tanaman hemp yang saya budidayakan untuk bahan minyak tidak dapat membuat orang menjadi “high” dalam bentuk apapun, tetapi menurut pemerintahan Obama saya dituntut hukuman atas kepemilikan sekitar 10 pon mariyuana,” kata Bronner dalam siaran pers.
Meskipun tanaman hemp tidak memiliki efek narkoba, industri hemp adalah ilegal di Amerika Serikat. Bronner protes atas kebijakan yang tidak membedakan antara tanaman ganja yang biasa digunakan untuk rekreasi dengan tanaman yang memiliki kegunaan industri ganda. Misalnya untuk dijadikan minyak yang diambil dari bijinya yang mengandung jumlah asam lemak omega-3 yang tinggi.
Bronner berencana untuk tinggal di depan Gedung Putih sampai ia selesai memanen ganja yang ditanamnya didalam kerangkeng dan sekaligus memerah bijinya menjadi minyak. Ia berharap bisa melayani hidangan roti yang diolesi hemp untuk umum.
Bronner mengurung dirinya dalam terali besi dengan tanaman ganja yang ditanamnya dalam kondisi terkunci untuk mencegah gangguan polisi sampai proses panen dan memeras biji hemp selesai. Tapi pada jam 10:05 seorang polisi mengancam akan memotong kunci dan menangkap Bronner dari dalam.
Petugas yang sama juga telah mengancam Bronner dengan beberapa tuntutan pidana berat akibat salah satu petugas melukai dirinya sendiri ketika mencoba untuk masuk ke kurungan besi. (cpt)
UPDATE (I): Polisi berupaya masuk ke kurungan baja.
UPDATE (II): Dr. Bronner’s Magic Soaps akhirnya ditahan akibat protes terkait hemp
Polisi dan pemadam kebakaran membongkar jeruji besi menggunakan gergaji dan menangkapnya. Bronner didakwa memiliki ganja dan memblokir jalanan umum.
Bronner, yang memiliki perusahaan minyak hemp dan produk sabun di California memohon kepada Presiden Obama – melalui mikrofon – untuk mengizinkan budidaya tanaman ganja di AS.
Bronner tergerak untuk melakukan aksi protes setelah petisi 28.000 tanda tangan yang meminta legalisasi ganja tidak mendapatkan respon yang ia inginkan.
Protes dimulai pukul 08:00 ketika Bronner yang terkurung trailer-nya mendarat di H Street, Lafayette Square. Polisi dan pejabat CIA bergabung bersama petugas pemadam kebakaran bekerja selama beberapa jam untuk membuka kerangkeng.
Bronner telah merancang trailer-nya sehingga tidak bisa dengan mudah di bongkar oleh polisi. (cpt)
-
agus nur sodik
LGN Regional
- LGN Berdiri di Kota Serang
- Deklarasi LGN Bekasi
- Kepala Biro Bina Napza Sulsel Dukung Legalisasi Ganja
- LGN Makassar di Bulan Ramadhan Berkunjung ke Panti Asuhan "Rumah Yatim"
- LGN Makassar: Nonton Bareng Film When We Grow
- LGN: Hari Ganja Sedunia – 20 April 2012
- LGN Parahyangan
- LGN di Tanah Rencong
- LGN Yogyakarta Semakin Melangkah Maju
- LGN Yogyakarta
- LGN Berdiri di Palembang
- LGN Medan: Diskusi Outdoor
- LGN berdiri di Makassar
- Benih LGN Jogja telah disemai
- LGN Menuju Awal Baru di Pulau Dewata
- LGN berdiri di kota Medan Sumatra Utara







