Gary Johnson, calon presiden Amerika Serikat dari Partai Libertarian berbicara pada rapat umum di luar Konvensi Nasional Partai Demokrat. Gary mengecam Presiden Obama dan kandidat presiden dari Partai Republik, Mitt Romney yang menghindari pertanyaan pada salah satu masalah politik bangsa yang paling penting: legalisasi ganja! Obama hanya tertawa atau mengabaikan pertanyaan terus-menerus tentang legalisasi ganja, sedangkan Romney sama meremehkan dan menganggap legalisasi ganja bukanlah masalah yang signifikan.

Selama dua periode menjabat sebagai gubernur New Mexico, Johnson membuktikan dirinya sebagai pejabat publik peringkat tertinggi yang menyerukan perubahan dramatis dalam undang-undang narkotika. Dia menjelaskan bahwa selama dua periode kepemimpinannya, ia telah menerapkan analisis biaya dan pentingnya mengukur setiap masalah. Mengenai biaya yang dikeluarkan pemerintah AS untuk membiayai perang terhadap narkoba, ia mengatakan bahwa berdasarkan fakta, sekitar setengah dari biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk peradilan pidana saat ini di adalah untuk menangani kasus narkoba.

Pada website kampanyenya, mantan gubernur New Mexico ini juga mengacu pada bahaya pelarangan alkohol pada tahun (1920 – 1933) dan bahaya paralel larangan ganja saat ini, termasuk peningkatan kejahatan terorganisir yang terkait kekerasan. Dalam situsnya ini Gary Jhonson jelas menyatakan dukungannya terhadap legalisasi ganja, dengan mengatakan bahwa pemerintah federal harus “mengakhiri mandat larangan nya” dan memungkinkan negara bagian di AS untuk menentukan sendiri kebijakan mereka.

Legalisasi ganja yang didukung Gary juga didukung oleh calon presiden lain dari Partai Republik, Ron Paul. Meskipun ia tidak secara eksplisit meminta legalisasi narkoba lainnya, ia mengatakan bahwa penyalahgunaan narkoba sebagai masalah kesehatan masyarakat dan bukan masalah peradilan pidana. Ia memberikan contoh kebijakan dekriminalisasi yang berlaku di Portugal dan menyajikannya sebagai model bagi AS untuk dipertimbangkan.

Dukungan Johnson dalam jajak pendapat nasional masih cukup rendah, dan namanya sering dihilangkan dari jajak pendapat. Kemungkinan ia akan dikeluarkan dari debat calon presiden, yang bisa saja menghilangkan peluangnya untuk memenangkan kursi presiden.

Gary Johnson adalah capres yang paling mendukung reformasi kebijakan narkotika yang diharapkan akan dilakukan pada pemungutan suara lokal (initiative) di ke 50 negara bagian di Amerika. Dukungan 5% menempatkan dia di atas ketiga partai, Partai Libertarian sendiri dan Partai Hijau, yang mencalonkan Ralph Nader dengan meraih 2,7% dalam pemilu 2000. Posisinya dalam pertarungan memperebutkan posisi presiden ini membuatnya menjadi tokoh penting dalam gerakan reformasi kebijakan narkotika. (cpt)

http://www.garyjohnson2012.com/