Hikmah Puasa Bagi Para Penikmat Ganja
Puasa berakar dari kata al-imsak yang artinya menahan diri atau kasr al-hawaa’ (Al-Gazali dalam kitab Ihyaa Ulum-i ad-Din) yaitu penaklukan keinginan-keinginan diri. Bagi umat muslim yang meyakini bahwa diri manusia terdiri dari jiwa dan raga, puasa bukan sekedar menahan diri dari lapar, haus dan nafsu saja. Lebih jauh lagi, puasa merupakan salah satu cara umat muslim untuk menaklukan kemelekatan-kemelekatan duniawi menuju kemurnian rohani.
Banyak sekali kemelekatan-kemelekatan duniawi yang menempel pada diri kita; seperti harta, jabatan, orang tua, garam, gadget, pasangan hidup, dan lain sebagainya termasuk menghisap ganja (ngebaks). Menaklukan mereka bukanlah hal mudah. Misalnya saja ngebaks. Kita telah mengetahui bersama bahwa ngebaks tidak akan meninggalkan jejak adiksi fisik dalam tubuh kita. Namun, apa yang membuat kita melekat dengan ngebaks sehingga tidak mau melepaskannya? jawabnnya tentu karena ngebaks memberikan kita pengalaman giting (tinggi/high). Tinggi atau high didefinisikan sebagai penaikan suatu tingkat kesadaran dari tingkat kesadaran normalnya (Hawkins, 2002).
Puasa sesungguhnya mengajarkan manusia untuk berproses meninggikan kesadaran tanpa perantara duniawi. Dengan mengosongkan diri dari kepuasan-kepuasan duniawi, manusia akan menapaki tangga demi tangga meninggikan kesadarannya menuju kemurnian rohani. Dengan berpuasa, perilaku kita menjadi lebih lemah lembut dan sabar. Selain itu, kita juga mampu mengendalikan pikiran dari godaan-godaan duniawi. Selama 30 hari manusia ditantang untuk menjalankan proses tersebut. Sehingga dipengunjung Ramadhan, para pendaki tangga-tangga tersebut akan mencapai sebuah tingkatan kesadaran yang lebih tinggi dibanding sebelumnya. Kondisi ini yang sering kali diucapkan dengan istilah kembali pada kesucian.
Edukasi Bulanan bertema Ganja dan Spiritualitas
Tentu muncul banyak pertanyaan dan pernyataan di dalam benak pembaca setelah membaca tulisan tadi. Mungkin juga pembaca telah lama memendam keingintahuan yang mendalam seputar ganja kaitannya dengan spirit atau agama. LGN mengundang Anda semua untuk hadir pada kegiatan Edukasi Bulanan untuk bulan Juli 2012 dengan thema Ganja Dan Spiritualitas dengan nara sumber Ustad Machsun Al Faqir (Pusat Kajian Spiritualitas Islam). Acara ini gratis dan terbuka untuk umum. Bagi kalian yang berpuasa, kami menyediakan ta’jil untuk berbuka. Berikut adalah detail kegiatan:
Lokasi :
Rumah Hijau LGN
Pulau Situ Gintung 3
Jl. Kertamukti Pisangan Raya no 121
Ciputat – Tangerang 15419
Waktu :
Sabtu, 28 Juli 2012
15.15 – buka puasa
Telepon :
021-60395198
Narasumber : Ustad Machsun Al Faqir (Pusat Kajian Spiritualitas Islam)
Sumber:
Hawkins, D. R. (2002). Power vs Forces: The Hidden Determinants of Human Behaviour. USA : Hay House, inc.


