Joints For Japan
Medical Marijuana Dispensary Memberikan Bantuan Untuk Korban Gempa Di Jepang.
Lakewood – Sebuah perusahaan dispensary medical marijuana di Lakewood memberikan bantuan sumbangan sebesar 100 persen dari keuntungan penjualan Joints (ganja) untuk korban gempa dan tsunami di Jepang.
Pemilik Compassionate Pain Management’s, Shaun Gindi mengatakan ia menyaksikan kerusakan akibat bencana gempa di Jepang melalui berita televisi dan kemudian timbul gagasan untuk menyumbangkan sebagian keuntungan usahanya untuk membantu korban bencana gempa dan Tsunami melalui Facebook. Setelah ia mendapat banyak sambutan positif dari masyarakat, ia mulai brainstorming ide-idenya untuk mengkampanyekan gagasannya tersebut. Beberapa kali ia menolak nama-nama seperti “Bake For The Quake”dan “Joint Relief,” dan akhirnya ia memilih nama yang paling tepat untuk istilah bantuannya itu dengan nama “Joints For Japan”
Di kedua perusahaan dispensary (apotek ganja medis) miliknya yang berlokasi di Lakewood dan Louisville, ganja di jual dengan harga $ 5 perbatang dengan resep dan kartu ganja medis. Gindi berencana akan menyumbangkan 100 persen dari keuntungan penjualan selama dua atau tiga minggu dan menyalurkannya kepada Palang Merah Jepang untuk upaya pemulihan di Jepang.
Karena ganja masih ilegal di mata pemerintah federal, permberian sumbangan tersebut tidak tercatat secara resmi oleh pemerintah. Tetapi walaupun demikian, Gindi mengatakan bahwa sumbangannya itu benar-benar datang dari dalam hati. “Saya merasa terharu dapat melakukan hal ini”, ujar Gindi.
Compassionate Pain Management’s adalah nama dari sebuah fasilitas ganja medis yang berlisensi dan membayar pajak di negara bagian Colorado yang memiliki 18 karyawan. Gindi percaya bahwa bisnis yang dikelolanya itu harus lebih dalam dan peka terhadap peristiwa bencana alam dan ikut berpartisipasi sebagai penyumbang. Hal ini penting terutama untuk memberitahukan pada masyarakat bahwa Medical Marijuana Dispensary juga turut prihatin dan ikut menyumbang dengan alasan yang tepat. “Saya berpikir bahwa kita harus berdiri dan melakukan apa yang kita bisa lakukan untuk menghapus stigma yang melekat di masyarakat saat ini. Saya tidak pernah berpikir bahwa mereka [orang-orang Jepang] peduli dari mana bantuan itu datang. Siapapun yang dapat membantu harus membantu sebab disana sedang terjadi malapetaka dan kehancuran,” katanya. (cpt)
-
Oxy_sydney
-
oleng


