LGN tampil di TEDxJakarta
LGN hari ini hadir dalam sebuah event yang diselenggarakan oleh TEDxJakarta dengan title “Journey to Return”. Dhira Narayana, ketua LGN tampil sebagai salah satu peserta dalam acara itu. Event ini berlangsung dari pagi hingga sore dan mengambil tempat di Jakarta International School, Pondok Indah, Jakarta Selatan.
TEDxJakarta adalah sebuah komunitas yang tertarik pada penyebaran ide-ide baru yang luar biasa yang akan digunakan sebagai katalis untuk diterapkan di dalam komunitasnya. Penyelenggara acara ini terdiri dari komunitas orang-orang yang paling idealis, inovatif dan visioner. Acara ini disebut sebagai “Conference of Cool” oleh The Financial Times.
Dhira Narayana yang tampil sebagai salah satu pembicara dalam acara itu memberikan ilustrasi mengenai manfaat tanaman ganja bagi kehidupan manusia. Dhira memulainya dengan cerita tentang sebuah pohon yang terkenal sebagai narkotika yang ternyata memiliki manfaat yang sangat besar untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.
Dalam acara itu setiap peserta diberi kesempatan selama 8 menit untuk mempresentasikan idenya masing-masing. Dhira memanfaatkan waktu yang hanya sedikit itu dengan baik, hampir semua permasalahan di seputar tanaman ganja dengan jelas dapat diuraikannya dalam waktu yang singkat. Dhira mengatakan bahwa tanaman ganja yang menjadi kontroversi dunia dalam hukum pelarangan menghambat usaha manusia untuk mengetahui dan menikmati manfaatnya.



Di luar ruangan aktivis LGN memperoleh kesempatan untuk membagikan informasi mengenai manfaat tanaman ganja dengan difasilitasi stand oleh panitia event. Di sana Pikoy, Gitta, Bukit, Agung, Irwan dan Irfan bertugas sebagai nara sumber untuk menjelaskan lebih detail mengenai apa yang diuraikan Dhira di atas podium. Sambil membagikan selebaran, mereka juga menjual produk donasi berupa T-Shirt LGN dan beberapa merchandize lainnya.


TED merupakan acara tahunan di mana para pemikir terkemuka di dunia diundang untuk berbagi ide atau pemikiran apa saja yang mereka sukai. “TED” singkatan dari Technology, Entertainment, Design. Ketiga subjek tersebut secara kolektif membentuk masa depan manusia. Para peserta menyebut acara ini dengan istilah “the ultimate brain spa” atau “a four-day journey into the future.”
Para penonton sangat beragam, mulai dari CEO, ilmuwan, kreatif, dermawan, seperti; Bill Clinton, Bill Gates, Jane Goodall, Frank Gehry, Paul Simon, Sir Richard Branson, Philippe Starck dan Bono.
TED pertama kali diadakan di Monterey, California pada tahun 1984. Pada tahun 2001, Chris Anderson dari Sapling Foundation mengambil alih TED dari pendirinya, Richard Saul Wurman. Dalam beberapa tahun terakhir TED telah memperluas aktifitasnya yang mencakup konferensi internasional TEDGlobal serta media inisiatif TEDtalks dan TEDprize. (cpt)
-
Putrie Cannabis
-
Fafanrachmadi
-
Wahyu Dwi A
-
Wahyu Dwi A
-
Wahyu Dwi A
-
Didi
-
Rendy roots
-
Rastavarianasundana
-
Errol_imoet
-
Nugrahamukti
-
Banditrasta
-
Ngapgun
-
Bj Bajaj
-
Kraeng Medicy
-
Me_antonius
-
Vian_anantama
-
Pebol Trotoar


