Menggugat Ketertundukan Pemerintah Terhadap Kebijakan Global Narkotika #Hani2013

DSC_0085

Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) sudah tidak asing lagi bagi rakyat Indonesia. Setiap tahun di tanggal 26 Juni seluruh warga akan mendengar pidato kenegaraan Presiden RI menyuarakan perang terhadap Narkotika; lebih tepatnya perang terhadap pengguna Narkotika. Namun jika kita perhatikan, ada yang berbeda dalam pidato HANI kali ini. Beliau dengan tegas menyatakan, “Masyarakat harus dapat membedakan antara korban dan penjahat Narkotika. Korban (penyalahguna) harus direhabilitasi, dibimbing agar punya masa depan. Kalau penjahat Narkotika harus ditindak dengan tegas”.

Continue reading

Seminar Nasional Narkotika Atma Jaya : UU Narkotika Tidak Adil Dan Beradab

dari kiri ke kanan : Tyas, Edo, Anang yang telah meninggalkan seminar, Arman, Asmin & Lamtiur

dari kiri ke kanan : Tyas, Edo, Anang yang telah meninggalkan seminar, Arman, Asmin & Lamtiur

Perjalanan LGN melegalisasi ganja di Indonesia kembali menemukan titik cerahnya. Kamis, 30 Mei 2013 lalu, Unika Atma Jaya berhasil mengadakan Seminar Nasional Narkotika bertajuk “Tantangan Kebijakan Narkotika di Indonesia”. Seminar tersebut langsung dipimpin oleh Kepala Program Magister Psikologi Sosial Unika Atma Jaya, E. S. Tyas Suci, PhD. 

Continue reading

Bonum Commune : Membawa Kebaikan Dengan Legalisasi Ganja

Dove_cannabis_earthDalam kamus frasa Latin, lengkapnya adalah bonum commune communitatis, yang disejajarkan dengan common good of society, atau general welfare, atau the greater good. Dalam kesempatan ini LGN menjadikan frasa tersebut sebagai judul tulisan ini karena kurang-lebih memang seperti itulah tujuan dari perjuangan legalisasi ganja. Lebih jauh, LGN bermaksud untuk mengingatkan bahwa dalam lingkup gereja Katolik, sejauh perbincangannya menyangkut persoalan Narkotika dan zat adiktif (Napza), Gereja telah memiliki sikap (atau arah dasar) yang jelas. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan diterbitkannya Seri Dokumen Gerejawi No. 79 tentang Napza oleh  Departemen Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Wali Gereja Indonesia (Maret, 2010).

Continue reading

Suasana Diskusi Di Rumah Kepala Desa, Indramayu

Deklarasi LGN Indramayu

LGN Pusat : Ocha, Luqman, Fafa, Tyo & Emile (dari kiri ke kanan)

LGN Pusat : Ocha, Luqman, Fafa, Tyo & Emile (dari kiri ke kanan)

Hari itu tanggal 11 Mei 2013, Tim LGN Pusat yang terdiri dari Emile, Fafa & Luqman beserta pejuang senyum lainya (Ocha & Tyo) menyambangi salah satu kota yang terkenal dengan julukan kota mangga yaitu Indramayu. Meski ada sedikit kendala yang “memaksa” tim tiba di lokasi dengan keterlambatan, hal itu tidak menyurutkan antusiasme para pejuang senyum kota Indramayu menyambut kedatangan tim LGN Pusat. Dengan menggunakan jasa “mobil motor” tim menyusuri persawahan dan jalan berbatu menuju pantai Truntum.

Continue reading

Pemanfaatan pohon ganja sebagai aset kapital bangsa demi terwujudnya rakyat adil makmur sentosa berdasarkan ajaran Pancasila.