Tag Archives: Badan Eksekutif Mahasiswa

Bedah buku HPG di Universitas Satria Makassar

Bedah buku HPG di Universitas Satria Makassar

Setelah selesai bedah buku Hikayat Pohon Ganja di Universitas Hasanuddin (15/9), LGN lanjut ke bedah buku HPG di Universitas Satria di kota Makassar. LGN mendapat undangan dari Badan Eksekutif Mahasiswa Ilmu Sosial dan Politik (BEM Sospol) dan Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (IMIK) untuk menggelar bedah buku HPG tanggal 18 September 2012. Acara dimulai dari jam 4 sampai jam 6 sore dengan liputan langsung dari stasiun TVRI Makassar.

Burhanudin (ketua BEM Sospol) dan Sartika (ketua IMIK) mengundang LGN karena tertarik dengan isi buku HPG yang baru mereka ketahui ketika mereka juga hadir dalam acara bedah buku HPG di Universitas Hasanuddin. Dengan persiapan yang sangat cepat mereka membuka aula Universitas Satria menjadi ruang terbuka untuk membedah buku HPG.

Hal penting yang menjadi daya tarik mereka pada buku HPG adalah informasi mengenai manfaat dari tanaman ganja yang belum pernah mereka temukan sebelumnya. Sayangnya karena waktu yang sangat mendesak, tidak semua angkatan mahasiswa di Universitas Satria yang hadir. Banyak mahasiswa yang belum kembali masuk kuliah setelah ujian akhir semester. Tetapi walaupun demikian, bedah buku HPG berjalan lancar dengan jumlah mahasiswa yang hadir sekitar 100 orang.

Dhira Narayana tampil didepan mahasiswa Universitas Satria yang hadir memenuhi ruangan. Mulai dari pencerahan informasi mengenai potensi medis dan industri dari tanaman ganja sampai aktivitas LGN dalam mengejar visi dan misinya dikupas tuntas dalam acara bedah buku sore itu.

Seperti umumnya masyarakat di Indonesia, mahasiswa di Universitas Satria mengetahui informasi mengenai tanaman ganja hanya dari satu sumber, yaitu kampanye anti narkoba dari pemerintah yang kerap melakukan kebohongan publik mengenai bahaya tanaman ganja. Melalui bedah buku HPG, mahasiswa dapat tercerahkan pikiran dan pandangannya mengenai tanaman ganja. (cpt)

Koleksi Foto

FOTO: Rie Ri

jayabaya

LGN Mengunjungi Ketua BEM Universitas Jayabaya di Tahanan Polres Jak-Pus

Rezky Prima Putra Tuanany, ketua BEM Universitas Jayabaya

Rezky Prima Putra Tuanany, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Jayabaya di tahan di Polres Jakarta Pusat karena memiliki dan menggunakan ganja pada hari Rabu 4 April 2012. Ketika aktivis Lingkar Ganja Nusantara mengunjungi Resky, ia dalam keadaan baik-baik saja, tidak ada perlakuan kasar yang ia alami selama proses penangkapan sampai penahanan. Rezky tertangkap ketika ia sedang menggunakan ganja di Hotel Menteng, Jakarta pada jam 8 pagi. Barang bukti berupa setengah linting ganja dan satu paket kecil seberat 2,1 gram.

Kepada LGN Resky mengatakan bahwa apa yang diberitakan media itu benar. “Saya ditangkap polisi ketika polisi sedang mencari kakak saya, Agung yang memang sudah menjadi incaran polisi terkait peristiwa rusuh saat melakukan demo turunkan harga BBM.” Pada pemberitaan di media Rezky mengakui bahwa ia memang menggunakan ganja, “Saya memakai ganja untuk relaksasi sebelum tidur dan saya menggunakan ganja sendirian”. Ketika bertemu aktivis LGN, Resky tampang senang sekali, sebab baru-baru ini melalui wakilnya ia pernah menghubungi LGN untuk mengadakan bedah buku Hikayat Pohon Ganja (HPG) di kampusnya. Rezky juga mengatakan bahwa ia ikut hadir waktu acara launching buku HPG di Gramedia.

Menurut informasi, Resky dituntut dengan pasal 111 ayat 1 Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, yaitu diancam hukuman penjara minimal 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

Dalam menghadapi kasus ini, LGN mengajak teman-teman mahasiswa di seluruh Indonesia dan masyarakat pada umumnya untuk kembali merenungkan ketidakadilan hukum di Indonesia terkait pelarangan ganja dalam UU No.35 Narkotika 2009. Hanya karena memiliki dan menggunakan sejumlah kecil ganja, pantaskah saudara kita, seorang aktivis mahasiswa dan ketua BEM Universitas Jayabaya di kurung dalam penjara selama 4 sampai 12 tahun? Manfaat apa yang diterima rakyat Indonesia dengan memenjarakan seorang mahasiswa hanya karena mengkonsumsi ganja?

Bagi teman-teman mahasiswa yang bersimpati pada kasus yang menimpa teman kita Rizky Prima Putra Tuanany, mari kita satukan barisan solidaritas untuk bersikap kritis dan peduli pada nasib para pengguna ganja di Indonesia, terutama mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa. Kepada teman-teman pendukung legalisasi ganja dari masyarakat pada umumnya, kami aktivis LGN mengajak kita semua untuk berjuang bersama mereformasi pasal-pasal dalam UU Narkotika yang sangat tidak adil terkait pelarangan penggunaan ganja.

Koordinasi dukungan silahkan hubungi kantor sekretariat Lingkar Ganja Nusantara di No. Telp: 021-60395198 atau email: keluarga@legalisasiganja.com